Judul: 7 Langkah Top Up OVO dari ATM BRI: Cepat, Murah & Anti Gagal
7 Langkah Top Up OVO dari ATM BRI: Cepat, Murah & Anti Gagal – Dompet digital seperti OVO menawarkan kemudahan dalam berbagai transaksi, mulai dari pembayaran di merchant, tagihan bulanan, hingga transfer dana. BRI (Bank Rakyat Indonesia) sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, menyediakan fasilitas untuk top up OVO via ATM BRI. Prosesnya relatif mudah, namun pemahaman yang jelas tentang langkah-langkahnya, biaya admin OVO BRI, serta penggunaan kode transfer OVO yang tepat sangat penting untuk menghindari kesalahan. Artikel ini akan memandu Anda melalui 7 langkah mudah untuk melakukan top up OVO via ATM BRI dengan cepat, murah, dan yang terpenting, anti gagal.
Mengapa Memilih Top Up OVO via ATM BRI?
Ada banyak cara untuk mengisi saldo OVO, baik melalui minimarket, mobile banking, atau internet banking. Lalu, mengapa memilih top up OVO via ATM BRI?
Keuntungan Top Up OVO di ATM BRI
- Aksesibilitas: ATM BRI tersebar luas di seluruh Indonesia, bahkan di daerah yang sulit dijangkau oleh bank lain. Ini memudahkan Anda untuk melakukan top up OVO via ATM BRI kapan saja dan di mana saja.
- Kemudahan Penggunaan: Proses top up OVO via ATM BRI relatif sederhana dan mudah dipahami, bahkan bagi mereka yang kurang familiar dengan teknologi.
- Keamanan: Transaksi di ATM BRI dilindungi oleh sistem keamanan yang canggih, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang keamanan dana Anda.
- Catatan Transaksi: Anda mendapatkan bukti transaksi berupa struk ATM yang bisa digunakan sebagai catatan pengeluaran dan bukti pembayaran.
Alternatif Metode Top Up OVO Lainnya
Meskipun top up OVO via ATM BRI menawarkan banyak keuntungan, penting juga untuk mengetahui alternatif metode top up lainnya:
- Minimarket (Indomaret, Alfamart): Mudah diakses dan praktis, namun biasanya ada biaya admin yang lebih tinggi.
- Mobile Banking: Sangat praktis, dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja selama terhubung internet, namun memerlukan aktivasi mobile banking terlebih dahulu.
- Internet Banking: Mirip dengan mobile banking, namun diakses melalui browser.
- Direct Debit: Opsi menghubungkan OVO dengan rekening bank untuk top up otomatis.
Persiapan Sebelum Top Up OVO via ATM BRI
Sebelum bergegas ke ATM BRI, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan untuk memastikan proses top up OVO via ATM BRI berjalan lancar.
Memastikan Saldo Rekening BRI Cukup
Langkah paling penting adalah memastikan saldo di rekening BRI Anda mencukupi untuk melakukan top up OVO via ATM BRI, termasuk memperhitungkan biaya admin OVO BRI jika ada. Periksa saldo Anda melalui mobile banking, internet banking, atau kunjungi ATM BRI terdekat.
Mengetahui Kode Transfer OVO yang Benar
Kode transfer OVO merupakan kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi tujuan transfer Anda ke OVO. Kode ini berbeda dengan nomor rekening bank. Kode transfer OVO adalah 39358.
Mencatat Nomor Handphone yang Terdaftar di OVO
Pastikan Anda mencatat nomor handphone yang terdaftar di akun OVO Anda. Nomor ini akan digunakan sebagai nomor tujuan transfer saat melakukan top up OVO via ATM BRI. Kesalahan memasukkan nomor handphone dapat menyebabkan dana Anda tidak masuk ke akun OVO.
7 Langkah Mudah Top Up OVO via ATM BRI: Panduan Lengkap
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan top up OVO via ATM BRI dengan mudah dan aman:
Langkah 1: Masukkan Kartu ATM BRI dan PIN Anda
Masukkan kartu ATM BRI Anda ke mesin ATM seperti biasa. Pastikan posisi kartu sudah benar. Kemudian, masukkan 6 digit PIN ATM Anda dengan hati-hati dan benar. Jangan sampai salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali karena kartu ATM Anda bisa terblokir.
Langkah 2: Pilih Menu “Transaksi Lain”
Setelah berhasil masuk, Anda akan melihat menu utama di layar ATM. Pilih opsi “Transaksi Lain” untuk melanjutkan proses top up OVO via ATM BRI.
Langkah 3: Pilih Menu “Transfer”
Pada menu “Transaksi Lain”, Anda akan menemukan berbagai pilihan transaksi. Pilih opsi “Transfer”.
Langkah 4: Pilih Menu “Ke Bank Lain”
Karena Anda ingin melakukan transfer ke OVO (yang dianggap sebagai bank lain oleh sistem ATM), pilih opsi “Ke Bank Lain”.
Langkah 5: Masukkan Kode Transfer OVO dan Nomor Handphone OVO
Di sinilah Anda akan memasukkan kode transfer OVO dan nomor handphone OVO. Ketik 39358 (kode transfer OVO) diikuti dengan nomor handphone yang terdaftar di akun OVO Anda. Contoh: 3935808123456789. Pastikan Anda memasukkan nomor dengan benar, tanpa spasi.
Langkah 6: Masukkan Nominal Top Up OVO
Masukkan nominal top up OVO yang Anda inginkan. Pastikan nominal tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda dan perhatikan limit transaksi harian ATM BRI Anda. Selain itu, ingat untuk memperhitungkan potensi biaya admin OVO BRI, meskipun biasanya sudah tertera di layar konfirmasi.
Langkah 7: Konfirmasi dan Selesaikan Transaksi
Setelah memasukkan nominal transfer, layar ATM akan menampilkan informasi konfirmasi, termasuk nama pemilik akun OVO (yang akan sesuai dengan nama yang terdaftar di OVO), nomor handphone, dan nominal transfer. Periksa kembali semua informasi dengan seksama. Jika sudah benar, pilih “YA” atau “Benar” untuk menyelesaikan transaksi. Ambil struk bukti transfer sebagai catatan Anda.
Memahami Biaya Admin OVO BRI dan Limit Transaksi
Saat melakukan top up OVO via ATM BRI, memahami cara kerja biaya admin dan mengetahui batasan (limit) transaksi harian adalah langkah penting agar proses pengisian saldo berjalan lancar tanpa hambatan. Banyak pengguna yang hanya fokus pada nominal top up, padahal biaya admin dan limit kartu ATM dapat menentukan apakah transaksi berhasil atau justru gagal di tengah jalan. Karena itu, memahami dua aspek ini akan membuat Anda lebih siap dan terhindar dari masalah yang tidak perlu.
Biaya Admin Top Up OVO via ATM BRI
Biaya admin adalah biaya layanan yang dikenakan ketika Anda melakukan transfer saldo dari bank ke dompet digital. Dalam kasus ini, biaya admin OVO melalui ATM BRI umumnya berada di kisaran Rp1.000 hingga Rp2.500 per transaksi, tergantung kebijakan terbaru yang diterapkan oleh pihak bank dan OVO.
Biasanya, nominal biaya admin akan muncul di layar mesin ATM sebelum Anda menekan tombol konfirmasi. Banyak pengguna yang melewatkan bagian ini karena terburu-buru, padahal informasi tersebut sangat penting untuk Anda perhatikan. Dengan mengetahui biaya admin yang dikenakan, Anda dapat memperkirakan total pengeluaran dengan lebih akurat—terutama jika Anda sering melakukan top up dalam jumlah kecil yang jika dihitung, biaya adminnya dapat menumpuk.
Selain itu, mekanisme pemotongan biaya admin dilakukan langsung dari saldo rekening BRI Anda, bukan dari saldo OVO yang masuk. Artinya, jika Anda ingin top up Rp50.000 dan biaya admin adalah Rp1.500, maka rekening BRI Anda harus memiliki saldo minimal Rp51.500 agar transaksi tidak gagal. Banyak kasus transaksi gagal terjadi karena pengguna hanya menghitung nominal top up, namun lupa menghitung biaya admin yang terpotong.
Limit Transaksi ATM BRI
Limit transaksi adalah batas maksimal jumlah uang yang dapat Anda gunakan atau transfer dalam satu hari menggunakan kartu ATM BRI Anda. Setiap jenis kartu BRI—mulai dari BritAma, Simpedes, hingga jenis kartu premium seperti Gold atau Platinum—memiliki limit transaksi harian yang berbeda.
Limit ini mencakup seluruh transaksi yang Anda lakukan dalam satu hari tersebut, termasuk:
-
Penarikan tunai
-
Transfer sesama BRI
-
Transfer ke bank lain
-
Pembayaran tagihan
-
Dan tentu saja, top up OVO via ATM BRI
Misalnya, jika limit harian kartu Anda untuk transfer antar bank hanya Rp10 juta, dan Anda sudah menggunakan Rp9,5 juta untuk transfer lain sebelumnya, maka Anda hanya dapat melakukan top up OVO dengan nilai maksimal Rp500 ribu pada hari yang sama. Jika melebihi limit, transaksi otomatis akan ditolak oleh sistem ATM.
Oleh karena itu, sebelum top up OVO, pastikan Anda mengetahui berapa limit harian kartu ATM Anda. Informasi lengkap mengenai limit kartu dapat Anda lihat melalui:
-
Website resmi BRI
-
Brosur produk kartu ATM
-
Aplikasi BRImo (untuk beberapa jenis kartu)
-
Atau dengan menghubungi customer service BRI
Memahami limit transaksi ini sangat penting, terutama bagi Anda yang sering melakukan transaksi nominal besar atau melakukan banyak transaksi dalam sehari.
Mengatasi Masalah Umum Saat Top Up OVO via ATM BRI
Meskipun proses top up OVO via ATM BRI relatif mudah, terkadang masalah bisa saja terjadi. Berikut adalah beberapa masalah umum dan cara mengatasinya:
Transaksi Gagal
Transaksi gagal bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti saldo rekening tidak mencukupi, koneksi jaringan yang bermasalah, atau kesalahan sistem di ATM.
- Solusi: Periksa kembali saldo rekening Anda. Jika saldo mencukupi, coba lakukan transaksi di ATM BRI lain. Jika masalah tetap berlanjut, hubungi customer service BRI atau OVO untuk mendapatkan bantuan.
Saldo OVO Tidak Bertambah Setelah Transfer
Jika saldo OVO Anda tidak bertambah setelah berhasil melakukan transfer, jangan panik.
- Solusi: Pertama, periksa kembali riwayat transaksi OVO Anda. Kadang-kadang, dibutuhkan waktu beberapa saat hingga saldo Anda diperbarui. Jika setelah beberapa jam saldo belum bertambah, hubungi customer service OVO dengan menyertakan bukti transfer (struk ATM BRI). Mereka akan membantu melacak transaksi Anda dan memastikan saldo Anda ditambahkan.
Salah Memasukkan Nomor Handphone OVO
Kesalahan memasukkan nomor handphone OVO saat melakukan transfer bisa menyebabkan dana Anda tidak masuk ke akun OVO.
- Solusi: Segera hubungi customer service BRI dan OVO dengan menyertakan bukti transfer (struk ATM BRI) dan informasi yang benar (nomor handphone OVO yang seharusnya). Mereka akan membantu Anda untuk mengembalikan dana Anda. Proses ini mungkin memerlukan waktu, jadi bersabarlah.
Tips Aman dan Efektif Top Up OVO via ATM BRI
Melakukan top up OVO via ATM BRI adalah salah satu metode pengisian saldo yang masih banyak digunakan oleh pengguna, terutama mereka yang merasa lebih nyaman bertransaksi secara fisik melalui mesin ATM. Meskipun prosesnya relatif mudah dan cepat, penting untuk memahami langkah-langkah keamanan agar transaksi berjalan lancar, aman, dan bebas dari risiko. Berikut adalah rangkaian tips aman dan efektif yang perlu Anda terapkan setiap kali melakukan top up OVO menggunakan ATM BRI.
1. Selalu Periksa Kembali Informasi Sebelum Menekan Konfirmasi
Salah satu kesalahan paling umum saat melakukan top up OVO adalah salah memasukkan nomor handphone yang terhubung ke akun OVO. Kesalahan satu digit saja bisa membuat saldo Anda terkirim ke akun orang lain, dan proses pengembaliannya tidak mudah. Oleh karena itu, sebelum menekan tombol “YA” atau “Benar” pada layar ATM, pastikan bahwa:
-
Kode transfer OVO BRI sudah benar, yaitu 39358.
-
Nomor HP OVO terisi lengkap dan benar, tanpa spasi atau tanda tambahan.
-
Nominal top up tepat sesuai kebutuhan, tidak kurang atau berlebih.
Meluangkan beberapa detik ekstra untuk memeriksa kembali informasi dapat menyelamatkan Anda dari kerugian finansial dan waktu.
2. Selalu Simpan Bukti Transfer (Struk ATM)
Struk ATM bukan hanya selembar kertas kecil—itu adalah bukti sah bahwa transaksi telah dilakukan melalui mesin ATM. Struk ini sangat penting terutama jika muncul kendala, seperti:
-
Saldo OVO tidak masuk meski transaksi telah sukses.
-
Terjadi gangguan server atau keterlambatan sinkronisasi.
-
Anda butuh referensi untuk klaim ke pihak bank atau OVO.
Sebaiknya simpan struk tersebut minimal selama 24 jam atau hingga saldo benar-benar masuk. Anda juga dapat memfotonya sebagai cadangan digital.
3. Pilih ATM yang Lokasinya Aman, Ramai, dan Terang
Keamanan fisik saat melakukan transaksi juga tidak kalah penting. Banyak kasus kejahatan seperti skimming, pengintipan PIN, atau pencurian yang terjadi di ATM yang sepi dan minim pengawasan. Untuk meminimalisir risiko:
-
Pilih ATM yang berada di ruang khusus, seperti kantor cabang bank, minimarket, atau pusat perbelanjaan.
-
Hindari ATM yang berada di lokasi gelap, sempit, atau jauh dari keramaian.
-
Jika ada orang mencurigakan di sekitar ATM, lebih baik tunda transaksi Anda.
Keamanan diri adalah prioritas utama sebelum keamanan transaksi.
4. Jangan Pernah Berikan PIN ATM kepada Siapa Pun
PIN adalah kunci utama akses rekening Anda. Jangan pernah memberikannya kepada siapa pun, termasuk:
-
Teman atau kerabat dekat.
-
Petugas bank (karena resmi bank tidak pernah meminta PIN).
-
Pihak yang mengaku customer service melalui chat/telepon.
Selain itu, biasakan hal berikut saat memasukkan PIN di ATM:
-
Gunakan tangan lain untuk menutup tombol PIN.
-
Jangan biarkan orang berdiri terlalu dekat di belakang Anda.
-
Hindari mencatat PIN di kertas atau aplikasi catatan yang tidak aman.
Keamanan PIN adalah garis pertahanan terakhir yang harus dijaga sepenuhnya oleh Anda sendiri.
5. Pastikan Kartu ATM dan Mesin dalam Kondisi Normal
Sebelum memasukkan kartu ATM, lakukan pemeriksaan sederhana:
-
Perhatikan apakah slot kartu tampak mencurigakan (lebih tebal, longgar, atau tidak simetris), karena ini bisa menjadi tanda skimming.
-
Lihat apakah terdapat kamera kecil tambahan yang terselip di area keypad.
-
Pastikan layar ATM tidak menunjukkan tanda error atau notifikasi ganjil.
Jika ada hal yang mencurigakan, segera batalkan dan cari ATM lain.
6. Hindari Transaksi Saat Jaringan Bermasalah
Terkadang ATM menunjukkan tanda-tanda gangguan, seperti:
-
Proses sangat lambat.
-
Notifikasi “Transaksi sedang diproses…” muncul terlalu lama.
-
Kartu ATM sulit terbaca.
Gangguan jaringan bisa menyebabkan saldo tidak masuk ke OVO meski saldo sudah terpotong. Bila kondisi ini terjadi:
-
Batalkan transaksi.
-
Cari ATM BRI lain.
-
Jika sudah terlanjur, simpan struk dan pantau saldo OVO dalam 5–15 menit.
Gangguan sistem biasanya bersifat sementara, tapi tetap penting untuk waspada.
7. Gunakan Saldo OVO Anda dengan Bijak Setelah Berhasil Top Up
Setelah saldo OVO berhasil masuk, manfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti:
-
Membayar tagihan listrik, air, internet.
-
Membeli pulsa dan paket data.
-
Belanja online di marketplace favorit.
-
Membayar transportasi online.
-
Membeli voucher game atau subscription digital.
Dengan memanfaatkan saldo OVO secara bijak dan teratur, Anda dapat menikmati berbagai promo dan cashback yang biasanya tersedia bagi pengguna aktif.
8. Cek Saldo OVO Setelah Transaksi untuk Memastikan Keberhasilan
Jangan langsung pergi setelah keluar dari ATM. Setelah proses selesai:
-
Buka aplikasi OVO.
-
Periksa apakah saldo telah bertambah.
-
Pastikan tidak ada notifikasi error.
Jika saldo belum masuk setelah 5–10 menit:
-
Refresh aplikasi OVO.
-
Pastikan koneksi internet stabil.
-
Gunakan fitur “Bantuan/Help Center” untuk mengecek status transaksi.
Jangan panik—keterlambatan sistem biasanya bisa diselesaikan dalam waktu singkat.
Kesimpulan
Top up OVO via ATM BRI merupakan salah satu metode pengisian saldo yang paling mudah dipahami, aman, dan dapat diandalkan oleh berbagai kalangan pengguna. Dengan mengikuti 7 langkah praktis yang telah dijabarkan sebelumnya—mulai dari memasukkan kartu ATM, memilih menu transfer, mengetikkan kode transfer OVO yang benar, hingga memastikan nominal top up—proses pengisian saldo dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit. Metode ini sangat cocok bagi pengguna yang ingin melakukan top up secara langsung tanpa perlu menggunakan aplikasi tambahan, koneksi internet, atau bantuan pihak lain.
Agar top up berjalan mulus tanpa hambatan, ada beberapa hal penting yang perlu selalu Anda perhatikan. Pertama, periksa kembali semua informasi sebelum menekan tombol konfirmasi. Kesalahan dalam memasukkan nomor ponsel yang terhubung ke OVO atau salah mengetik nominal bisa menyebabkan transaksi gagal atau dana tidak masuk ke akun yang tepat. Kedua, selalu simpan struk atau bukti transfer Anda, baik dalam bentuk fisik maupun foto digital. Bukti transaksi ini sangat membantu jika sewaktu-waktu terjadi kendala, seperti saldo belum masuk atau keterlambatan sistem.
Keamanan juga merupakan aspek utama dalam setiap transaksi finansial. Pastikan bahwa Anda tidak memberikan PIN ATM kepada siapa pun, termasuk kepada orang yang mengaku sebagai petugas bank atau customer service. Ingat, pihak bank resmi tidak pernah meminta PIN Anda. Lindungi juga kartu ATM Anda dan pastikan tidak ada orang lain yang mengintip saat Anda mengetik PIN di mesin ATM. Jika Anda merasa ada kejanggalan pada mesin ATM—misalnya perangkat tambahan mencurigakan, tombol aneh, atau kamera tersembunyi—segera batalkan transaksi dan cari mesin ATM lain yang lebih aman.
Selain keamanan, pemahaman mengenai biaya admin OVO BRI juga wajib diperhatikan. Mengetahui adanya biaya administrasi kecil akan membantu Anda menghitung total pengeluaran secara akurat dan menghindari kebingungan setelah transaksi selesai. Begitu pula dengan penggunaan kode transfer OVO via ATM BRI yang tepat. Kode ini adalah kunci utama agar sistem dapat mengenali bahwa dana yang Anda kirim diperuntukkan bagi saldo OVO. Jika kode salah, transaksi bisa langsung gagal atau malah masuk ke tujuan yang tidak sesuai.
Dengan menguasai panduan lengkap ini, Anda kini termasuk dalam kategori pengguna yang cerdas, aman, dan efisien dalam melakukan top up saldo digital. Tidak ada lagi kekhawatiran tertahan di kasir daring karena saldo tidak cukup, atau panik karena tidak tahu cara mengisi saldo OVO melalui ATM. Semua langkahnya jelas, sederhana, dan bisa dilakukan siapa saja—bahkan oleh pengguna yang baru pertama kali menggunakan ATM BRI untuk top up dompet digital.
Pada akhirnya, kemampuan untuk menggunakan top up OVO melalui ATM BRI secara mandiri memberi Anda kebebasan penuh dalam mengelola aktivitas transaksi digital harian. Mulai dari belanja online, membayar tagihan, membeli pulsa, hingga layanan lain dalam ekosistem OVO, semuanya bisa dilakukan dengan lebih lancar karena saldo yang selalu siap digunakan. Jadi, pastikan Anda mempraktikkan langkah-langkah ini secara tepat, tetap teliti, dan selalu prioritaskan keamanan. Selamat mencoba dan nikmati kemudahannya!
